Tentang Desa Triwungan
Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur
Profil Desa
Triwungan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Desa ini terbagi menjadi empat dusun, yaitu Dusun Pande (Bere' Sabe), Dusun Banganyar, Dusun Murong, dan Dusun Krajan (Trebungan Temor). Mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani, peternak, pedagang, serta pegawai pemerintah maupun swasta. Desa Triwungan berkomitmen terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan.

JAMALUDDIN JONI
Sejak Desember 2022
Jl. Krasak Dusun Pande RT 014 RW 007, Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67293
Senin – Jumat: 08:00 – 15:00 WIB
Sabtu: 08:00 – 12:00 WIB
Minggu: Tutup
Desa Triwungan merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Asal mula Desa Triwungan menurut cerita orang–orang terdahulu dengan dasar dari sesepuh Desa Triwungan dan cerita turun-temurun.
Konon, sebelum terbentuknya pemerintahan di desa Triwungan daerah ini berupa hutan belantara. Di situ banyak tumbuh pohon siwalan dan bunga-bunga yang beraneka warna. Kemudian hutan itu dibabat oleh seseorang yang bernama Demang Aris Bowo Laksono dan pengikutnnya. Pemababatan hutan itu di mulai dari daerah timur sehingga di namakan dusun krajan. Pembabatan ke dua berpindah ke arah barat dan disana ditemukan banyak orang yang sedang bekerja membuat peralatan dari besi (dikenal dengan nama Pandai Besi), sehingga daerah tersebut dinamakan Dusun Pande.
Tak henti-henti pembabatan terus dilakukan oleh demang Aris bowo laksono bersama pengikutnya, yang kali ini bergerak kearah utara. Disitu banyak ditemukan bunga–bunga yang tumbuh, dan daerah tersebut dinamakan Dusun Banganyar.
Pembabatan terakhir pindah ke wilayah timur bagian utara dan disana menemukan guci tempat air atau tekoan. Sehingga lokasi ini dinamakan dusun morong. Akhirnya terbentuklah suatu wilayah desa yang dinamakan desa triwungan yang terbagi dalam 4 (empat) dusun.
Desa Triwungan kini mulai mengalami perubahan yang signifikan sekali. Dimana produktifitas penduduk menyebabkan populasi semakin meningkat serta perkembangan pembangunan sarana dan prasarna mengalami kemajuan dan tingkat pendidikan masyarakat juga sudah mulai ada perubahan, hal ini disebabkan oleh adanya sarana pendidikan yang memadai sehingga angka drop out menjadi rendah, dan tingkat kesejahtraan masyarakat mulai membaik, karena tumbuh dan berkembang kelompok-kelompok usaha, kelompok usaha ekonomi produktif, dan membawa dampak yang positif terutama terhadap terbangunnya sumberdaya manusia dan inprastruktur yang semakin membaik, maka perlu dilakukan pemekaran dusun untuk meningkatan pelayanan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu percepatan pembangunan dapat dirasakan oleh masyarkat yang ada di Desa tersebut.
Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2018 Jamaluddin Joni selaku Kepala Desa Triwungan berinisiatif Dusun Krajan akan dimekarkan menjadi tiga Dusun, Dusun pande menjadi Dua Dusun, karena memang Dusun tersebut sangat padat penduduknya dan sudah masuk dalam kriteria dan syarat-syarat untuk di mekarkan.
Para inisiator mulai melakukan upaya-upaya kepada masyarakat setempat untuk memberikan informasi dan gambaran yang jelas tentang manfaat atau keuntungan dalam pemisahan dusun, isu pemekaran ini juga disambut gembira oleh masyarakat sehingga penjaringan aspirasi masyarakat terhadap pemekaran desa ini berjalan lancar.
Masayarakat di dusun tersebut pada waktu itu juga setuju dengan adanya Pemekaran, bersama inisiator dan pemerintah desa melakukan proses terhadap pemekaran desa sesuai dengan peraturan per Undang-undangan yang berlaku, dan melalui tahapan-tahapan yang sistimatik.
“Terwujudnya Desa Triwungan yang Harmonis, Aman, Ramah, Unggul dan Makmur (HARUM)”.
- Mewujudkan pemerintah desa yang transparan
- Meningkatkan sumber daya manusia
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
- Mewujudkan masyarakat desa Triwungan yang aman dan harmonis
- Memelihara nilai-nilai agama, sosial dan budaya masyarakat
Struktur Pemerintahan Desa

Kepala Desa
JAMALUDDIN JONI

Sekretaris Desa
MADIN

Kaur Keuangan
SUGIONO

Kaur Umum & TU
SAMSUL

Kaur Perencanaan
AMIR MAHMUD
Kasi Kesejahteraan
JUNAIDI

Kasi Pelayanan
ROYNALDI

Kasi Pemerintahan
ACHMAD BUSAYRI
Kasun Krajan
MUHAMMAD AWI

Kasun Krasak
TIHAR

Kasun Masjid
KAMAR

Kasun Pande
SAYEDI

Kasun Bangoi
SUNARDI

Kasun Banganyar
TOSAWI TARWAN

Kasun Morong
ABDURRAHMAN

Staff Desa
GATOT SUBROTO

Staff Desa
SICILLIA WULAN PURNAMASARI